WINGS

Senin, 24 Februari 2014

Kekuatan Pikiran

kekuatan pikiran
“Hidup Anda merupakan cerminan dari apa yang Anda yakini di dalam batin. Dan apa yang Anda yakini di dalam batin, akan berada di bawah kontrol Anda,” ucap Rhonda Byrne — penulis buku The Secret. Menurutnya, kita akan menarik segala sesuatu menurut apa yang kita yakini. Setiap keadaan yang kita tarik dan kita alami, semua berasal dari apa yang ada di dalam batin kita sendiri.
Pikiran adalah bentuk energi paling kuat di alam semesta. Kekuatan dari pikiran dapat membuat hidup Anda menjadi beragam. Tidak ada yang dapat terjadi dalam hidup Anda jika Anda tidak memikirkannya terlebih dahulu. Pertimbangkan fakta ini: Anda dapat mengendalikan hidup Anda, lebih dari yang Anda bayangkan. Kemudian, Anda secara mudah dapat mengendalikan pikiran Anda dan mengarahkannya untuk mencapai tujuan-tujuan Anda.
Pikiran adalah kekuatan dibalik segala peristiwa baik di bumi maupun alam semesta. Kekuatan pikiran, seringkali melampaui keterbatasan fisik tubuh manusia. Ini adalah sumber yang tidak terlihat yang selalu memancarkan energi dinamis, dan mempengaruhi segala aspek dalam hidup Anda. Kreativitas, rasa humor, kepercayaan diri atau citra diri Anda, semua berasal dari kekuatan pikiran. Luar biasanya, apa yang Anda sebut sebagai kenyataan dalam hidup, semuanya hanyalah “kenyataan” menurut gambaran pikiran Anda sendiri.
Singkatnya, Anda adalah apa yang Anda pikirkan. Jika Anda berpikir Anda tidak cukup baik, maka Anda tidak akan merasa baik. Jika Anda berpikir Anda tidak akan mampu, tidak berbakat, tidak punya modal untuk memulai usaha, maka itulah yang pasti terjadi. Dan berlaku pula kebalikannya. Ini bisa kita buktikan dari kisah orang-orang sukses dunia. Mereka yang berhasil mengukir prestasi, pasti memiliki keyakinan sukses. Warren Buffet, legenda raja saham, bahkan pernah menyebut, “Saya selalu berpikir saya akan kaya. Dan tidak semenit pun meragukannya.” Dan, kenyataan itulah yang terjadi padanya.

Pikiran dan Hukum Tarik Menarik

Jika pikiran Anda positif, maka pikiran akan mentransmisikan kekuatan untuk membawa hal-hal positif ke dalam hidup Anda. Apa pun yang dapat Anda pikirkan — termasuk kesuksesan, kehormatan, uang, atau cinta — semuanya bisa menjadi milik Anda. Yang harus Anda lakukan adalah bertanya dan memusatkan pikiran Anda pada tujuan.
Di sisi lain, jika pikiran Anda secara konsisten negatif, maka Anda pun akan menarik hasil negatif ke dalam hidup Anda. Kalau Anda pernah bertanya-tanya, mengapa hanya hal-hal buruk yang terjadi? Mengapa Anda sering menemui ketidakberuntungan? Itu semua akibat dari kekuatan pikiran Anda sendiri. Bisa jadi tanpa sadar, Anda selalu lebih berfokus pada hal yang negatif daripada yang positif.
Kabar baiknya, itu semua bisa diubah. Anda dapat memiliki hal-hal yang Anda inginkan. Anda dapat memiliki kehidupan impian Anda. Yang perlu Anda lakukan hanyalah, memanfaatkan kekuatan pikiran Anda dan menggunakannya untuk menciptakan keuntungan.
Karena itu, camkan baik-baik dalam pikiran: Anda telah memiliki energi paling kuat yang  berlimpah yang ada di alam semesta, yaitu pikiran. Terlepas Anda menyadarinya atau tidak, Anda sendirilah yang menarik semua hal yang datang ke dalam hidup Anda saat ini. Hal ini menandakan bahwa nasib Anda sepenuhnya berada di tangan Anda sendiri. Jadi, kenapa Anda tidak segera mengubah nasib Anda? Caranya? Mulailah dengan memikirkan hal-halmenarik dalam hidup Anda, yaitu semua hal yang baik, positif dan memperkaya.
Dunia fisik mengikuti dunia metafisik. Apa pun yang dimasukkan ke dalam pikiran akan membuat yang metafisik menjelma ke dalam bentuk fisik. Sebagaimana Anda, air, dan akar tanaman. Meskipun Anda tidak dapat melihat proses kerjanya, tetapi mereka bekerja. Dan dari situlah tanaman memperoleh nutrisi yang diperlukannya untuk tumbuh. Sehingga setiap usaha Anda menyiram dan merawat tanaman, meski tak terlihat, telah membuat tanaman tumbuh dan berkembang. Sehingga Anda dapat melihat tanaman tersebut tumbuh dengan indah. Yang dapat Anda lihat adalah efek dari perawatan dan pemeliharaan tanaman.
Cara yang persis sama dengan kerja pikiran. Anda tidak dapat melihatnya, tetapi Anda dapat melihat efek dari kekuatan pikiran melalui hal-hal yang berhasil ditarik ke dalam hidup Anda. Jika Anda ingin memiliki hal-hal yang baik dalam hidup Anda, Anda harus memberi makanan ke dalam pikiran, hal-hal yang baik pula. Pikiran tentang kesehatan, kebahagiaan, cinta, kemakmuran, dan kesuksesan adalah hal baik yang akan menjelma menjadi nyata.

Melatih Pikiran

Sadarilah bahwa Anda menciptakan hidup Anda dari dalam ke luar. Karena itu, usahakan setiap hari Anda selalu meluangkan waktu untuk diri sendiri. Gunakan waktu tersebut untuk merenungkan kehidupan Anda dan untuk menghargai hal-hal besar yang sudah ada. Rencanakan dengan bijak target masa depan Anda. Bermeditasilah dan bersihkan pikiran Anda dari semua pikiran yang tidak perlu, sehingga Anda dapat berfokus pada apa yang Anda inginkan bukan yang Anda khawatirkan. Dengan begitu, Anda akan menjadi lebih produktif dan memiliki lebih banyak ide. Dan dengan cara itu pula, Anda telah menghormati diri sendiri sekaligus memperkuat citra diri Anda.
Perhatikan pikiran Anda; Jika ada pikiran negatif yang melintas, segera hentikan. Anda secara sadar dapat memilih sebuah pikiran yang lebih baik, lalu kembali fokus pada pikiran yang baru. Bisa jadi berpikir negatif sudah telanjur menjadi kebiasaan lama, akibat pengaruh masyarakat di sekitar Anda. Itu tak menjadi soal, karena Anda dapat mengubah kebiasaan tersebut dengan relatif cepat jika Anda memiliki keinginan kuat. Cukup dengan sadar memilih pikiran yang baru, pada saat pikiran negatif datang — Anda akan terkejut — karena dengan cepat kebiasaan berpikir positif sudah menggantikan kebiasaan lama Anda.
Visualisasikan; Lihat diri Anda sendiri seakan-akan telah memiliki semua yang ingin Anda capai. Ini membantu Anda untuk tetap fokus dan berada di jalur tepat menuju tujuan. Hampir semua olahragawan ternama mengisahkan, bahwa mereka selalu melakukan visualisasi / imajinasi di sela-sela latihan. Karena, tubuh tidak bisa membedakan antara sebuah peristiwa yang benar-benar nyata, atau hanya simulasi dalam pikiran Anda.
Bersyukurlah dan jangan khawatir; Lihatlah di sekeliling Anda. Ada begitu banyak hal indah, salah satu di antaranya adalah Anda! Anda adalah seorang individu yang luar biasa terlepas dari situasi Anda saat ini. Jika Anda mungkin saat ini sedang menghadapi keadaan tersulit, jangan khawatir, karena itu dimaksudkan untuk mempersiapkan diri Anda agar berhasil mencapai tujuan-tujuan Anda kelak. Oleh karena itu selalu ingat target Anda, dan jangan biarkan semua itu hilang sebelum Anda berhasil meraihnya.
Untuk mengakhiri artikel ini, kami ingin menyampaikan sebuah kutipan: “Merenungkan dengan baik, adalah bijaksana; Membuat rencana, lebih bijaksana; Melaksanakannya dengan baik, adalah yang paling bijaksana dan sekaligus yang paling baik.” Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami ajak Anda untuk merenungkan, merencanakan sekaligus melaksanakan perubahan. Terutama dalam melatih dan mengembangkan kebiasaan berpikir positif, karena nyata-nyata lebih mendekatkan kita pada segala kebaikan.

12 Tips Menjaga Kesehatan Jiwa

1. Berolah raga. Penelitian menunjukkan bahwa olah raga lebih efektif dalam mencegah dan mengobati depresi daripada obat-obatan.
2. Ekspresikan cinta. Memberi dan mendapatkan cinta kasih membuat hidup kita bahagia. Mencurahkan cinta kasih kepada keluarga, kerabat dan orang lain adalah kunci kebahagiaan rohani. Membantu orang lain membuat hidup kita lebih bermakna dan kehadiran kita diharapkan.
3. Kurangi Menonton Televisi, Film dan Video/Online Game. Menonton televisi, film atau bermain game berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan mental kita. Kekerasan dalam tayangan berita, film laga, dan game dapat mengurangi keseimbangan emosional, membuat depresi dan mempengaruhi respon emosi kita. Setelah melihat begitu banyak kekerasan, kita bisa tidak lagi mengenalinya sebagai kekerasan. Kilasan iklan televisi juga dapat menyebabkan indera dan otak kita overload dan kelelahan.
Banyak film yang menghibur, tetapi ada juga yang membangkitkan emosi negatif bagi sebagian orang. Bagi orang yang sensitif atau pernah mengalami semacam trauma dalam hidupnya, mengurangi waktu dan intensitas menonton tayangan yang memicu emosinya akan membantu menjaga keseimbangan jiwa.
Fokuslah pada hal-hal positif. Cobalah membaca berita, daripada menonton berita televisi. Membaca lebih berpengaruh lembut pada pikiran dan kita bisa lebih selektif. Cobalah menghindari tayangan kekerasan atau sensasional, pilihlah hanya program-program televisi dan film yang positif.
4. Mengapresiasi dan membuat karya seni. Menikmati seni lukis, seni fotografi, seni musik, seni tari dan bentuk-bentuk kesenian lainnya bisa menjadi stabilisator mood alami dan bermanfaat menyegarkan pikiran. Menghasilkan karya seni yang dapat dinikmati orang juga membantu seseorang untuk membangun harga diri, sesuatu yang penting bagi kesehatan mentalnya.
Cobalah mendengarkan musik yang lembut. Banyak musik hingar bingar yang justru dapat mengakibatkan kelebihan beban mental. Banyak pula jenis musik yang dapat mendatangkan perasaan tertekan atau hampa. Musik yang lembut dan merdu dapat menyeimbangkan proses kimiawi di otak kita.
5. Beribadah. Melaksanakan ibadah dan berdoa secara rutin memenuhi kebutuhan rohani kita, yang merupakan komponen vital dalam kesejahteraan jiwa. Mengabaikan kebutuhan spiritual membuat jiwa kita gelisah dan tidak tenang. Berdoa merupakan sarana yang efektif dalam mencegah dan memerangi masalah-masalah kesehatan mental.
6. Rekreasi di luar rumah. Cobalah untuk menjauhi rutinitas dengan menghabiskan waktu di alam. “Terapi hijau” bisa menjadi salah satu cara efektif untuk menemukan kedamaian batin, dan menenangkan pikiran kita, menemukan pencerahan dan membebaskan dari pikiran negatif.
7. Hindari mengisolasi diri. Menjadi bagian dari komunitas yang saling memberikan dukungan dan bertemu secara teratur dapat sangat membantu kita melewati krisis dan tetap positif.
8. Menjaga keseimbangan diet makanan. Diet dapat memperburuk gejala berbagai penyakit termasuk autisme, skizofrenia, depresi, kecemasan dan serangan panik. Makanan yang dibutuhkan untuk kesehatan mental yang baik adalah buah dan sayuran dan makanan yang mengandung asam lemak esensial, seperti ikan belida, tongkol, labu dan kacang-kacangan. Susu dan coklat juga dipercaya menimbulkan efek menenangkan pikiran.
9. Hindari pornografi. Rangsangan seksual pornografi dapat berkontribusi pada tumbuhnya kekosongan emosional yang dapat menyebabkan depresi, gangguan bipolar serta kesehatan mental lainnya. Hanya hubungan seksual dengan pasangan yang sah dan saling mengasihilah yang dapat mengisi kebutuhan fisik dan emosional kita.
10. Lakukan kegiatan yang membangun rasa percaya diri. Belajar memainkan alat musik seperti piano atau biola, menguasai keterampilan bela diri, mendapatkan hadiah lomba, dll sangat membantu  anak-anak membangun rasa percaya diri.
Bila Anda memiliki anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan mental, penting sekali untuk selalu menjaga sikap positif dan tidak menyerah. Jangan mencaci-maki atau mengolok-olok yang membuatnya merasa rendah diri dan mengekalkan perasaan membenci diri sendiri. Hal ini juga berlaku bagi mereka dengan kecenderungan gangguan pola makan. Tunjukkan cinta dan pengertian kepada mereka.
11. Jaga pikiran selalu aktif dengan membaca. Membaca bisa menjadi kegiatan penguatan mental, terutama jika kita fokus pada bacaan yang positif. Berlangganan beberapa majalah atau membeli buku-buku biografi yang mendidik bermanfaat bagi kesehatan mental Anda.
12. Jadilah pribadi yang lebih terorganisir. Hindari menunda-nunda pekerjaan, dan bersihkan dan tatalah harta benda Anda. Singkirkan kekacauan. Buang barang-barang yang tidak terpakai, selesaikan atau delegasikan pekerjaan yang menggantung, dan bila perlu, mintalah bantuan orang lain untuk menyelesaikan PR-PR Anda.

Berdamai dengan Diri Sendiri


     Kapan terakhir kali kita menyadari rasa damai di dalam diri sendiri? Sepertinya kesibukan yang melanda sepanjang waktu, membuat kita tidak sempat untuk berdialog dengan diri sendiri. Kedekatan yang tak berjarak dengan diri, menempatkan rasa sok tahu kita di posisi paling atas, lalu menganggap kita sudah tahu segalanya dengan baik.
     Sejatinya memang seperti itu. Tanpa jarak dengan diri sendiri, juga membuat kita takut untuk menelisiknya secara obyektif. Begitu banyak kepalsuan yang kita lakoni sehari-hari, entah itu untuk menyenangkan klien atau orang-orang lain yang bertemu dengan kita, atau untuk kepentingan oportunis yang menjadi kebiasaan kita, telah melahirkan ketakutan yang begitu luar biasa. Menengok dengan kacamata yang obyektif tentang siapa diri kita sebenarnya akan meneguhkan, sekaligus akan menyayat kepiluan yang telah menyertai setiap detik kemunafikan yang kita lakoni.
     Konflik yang berkepanjangan itulah yang kemudian menimbulkan gangguan kejiwaan kepada kita. Berbagai macam kekecewaan mendera bertubi-tubi, oleh harapan yang meluap-luap kepada fenomena dunia, namun tidak kesampaian menjadi kenyataan. Memang sih, gangguan kejiwaan pada setiap individu itu bervariasi. Pada tingkat yang tidak mampu ditoleransi oleh kemunafikan yang menjadi bahan dasar topeng yang kita kenakan, maka psikiater akan menjadi penyelesaian yang logis.

     Sesuatu yang sebenarnya tidak perlu terjadi bila kita bisa berdamai dengan diri sendiri. Mengamati diri sendiri, tidak seperti kalau kita mengamati orang lain. Sesuatu yang begitu mudah bila kita diminta menakar tentang seseorang, tentang orang lain. Ada spasi antara kita dengan obyek (orang lain) yang kita amati, yang kita isi dengan berbagai hal yang telah kita percayai sebelumnya. Juga beberapa asumsi umum, tentang apa yang kita harapkan dari obyek itu, menjadikan distorsi di dalam pengamatan.
     Itulah mengapa, apa yang kita lihat dengan indera kita, tidak bisa sekonyong-konyong melahirkan kesimpulan yang obyektif. Pengaruh tentang apa yang hendak kita simpulkan, tentang apa yang kita harapkan, tentang apa yang kita percaya dari orang tersebut menjadi pengisi spasi antara kita dengan obyek. Terjadi bias, distorsi di dalam pikiran mengenai kesimpulan tentang orang lain.
     Ambil contoh bila kita melihat seorang perempuan. Dalam sekejap, kita bisa meyimpulkan, ‘ah dia bukan tipeku’. Pengamatan kita terdistorsi oleh harapan-harapan apa yang ada di pikiran kita tentang seorang perempuan. Kesimpulan yang kita buat menjadi bias.
     Hal itu tidak terjadi bila kita mengamati diri sendiri. Tidak adanya jarak antara kita dan diri sendiri, tidak menyisakan tempat untuk adanya bias atau distorsi di dalam pengamatan. Kita bisa tau dengan cermat dan teliti apa dan siapa diri kita, dalam istilah yang lebih sederhana bahwa kita melihat fakta apa adanya tentang kualitas diri sendiri. Kitapun kemudian ‘enggan’ bertemu diri sendiri, karena ternyata dia tidak sempurna.

     Lalu untuk apa semua kenyataan diri sendiri itu? Ya jelas untuk berdamai dengannya. Mengamati diri sendiri tanpa rasa takut, tanpa kegelisahan, maka kita akan bisa menerima keadaan diri sendiri ‘apa adanya’, dengan semua kekurangannya. Di saat itu, kita merasakan damai.
     Misalnya kita tahu bahwa kita pendek, gendut dan botak. Ketika fakta-fakta itu bisa kita terima tanpa ekspektasi apa-apa tentang diri kita, maka kita akan bisa bersikap biasa saja. Tidak risih. Tidak terganggu oleh apapun, oleh siapapun yang mempermasalahkan kualitas pendek, gendut dan botak itu. Kemampuan menerima diri sendiri dengan segala kekuarangan dan kelebihannya, akan berdampak positif ke arah kemampuan kita menerima orang lain. Kita tidak akan rewel oleh hal-hal kecil dan remeh. Batin kita menjadi tenang, tidak mudah marah atau tersinggung.
     Kedamaian yang tercipta itu pun kemudian akan terpancar ke lingkungan kita. Sebagai orang yang damai hatinya, maka aura positif itu akan menyebar ke orang-orang lain yang bergaul dengannya. Kita tidak perlu kecewa kepada diri sendiri karena bisa menerima diri apa adanya. Karenanya, bagaimana pun orang lain memodifikasi untuk mengkiritik atau menjatuhkan kita oleh kekurangan-kekurangan yang kita miliki, tidak akan mengganggu kita lalu menjadikan kita tersinggung bahkan marah membabi buta.
     Kita akan menjadi orang bijak, yang tidak goyah oleh cacian ataupun pujian. Kemampuan kita berdamai dengan diri sendiri akan menjadi tangga untuk meraih salah satu kualitas ‘bijak’ di kehidupan ini.

Cara Mengatasi Stress Secara Alami

Cara mengatasi stress secara alami. Stress adalah sebuah gejala gangguan psikologis akibat dari banyaknya persoalan dan masalah yang menumpuk hingga akhirnya pikiran dan otak tidak lagi mampu untuk menampung dan memanage masalah dengan baik dan berakibat pada tertekannya psikologis dan pikiran. Stress ini datang dari berbagai masalah dan persoalan yang biasa menimpa manusia dalam kehidupan sehari-hari, sehingga akhirnya banyak orang yang mencari tahu berbagai cara mengatasi stress yang mengganggu.
cara-mengatasi-stress-secara-alami

Cara untuk mengatasi stress yang pertama adalah dengan membuka lebih banyak pikiran dan pandangan, terkadang orang tidak mau membuka lebih banyak pikiran dan masalahnya kepada oranglain sehingga akhirnya masalah bertumpuk-tumpuk dan semakin menekan pikiran. Sehingga lebih banyak share dan membagi cerita jika dirasa sudah sangat menekan kepada oranglain merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi stress.
Cara kedua yang bisa menjadi solusi sebagai pemecahan stress adalah dengan memandang sederhana semua masalah, memandang sederhana bukan berarti meremehkan dan menunda masalah namun lebih menyingkapi masalah dengan cara yang berbeda agar kita bisa lebih jernih dan tenang dalam mengambil jalan selanjutnya. Terkadang orang melihat masalah seolah kiamat yang bisa menghantam dan menghancurkannya dalam satu waktu, ini adalah cara dan sisi pandang yang salah karena sebesar apapun masalah sebenarnya masih bisa diatasi jika kita bisa jernih dalam menentukan langkah, jadi jangan lagi memandang besar sebuah masalah dan seolah tidak lagi ada jalan keluar.
Cara ketiga untuk mengatasi stress adalah dengan cara keluar dan mencari tempat yang menenangkan seperti tempat rekreasi, cara seperti ini akan membuat pikiran lebih tenang dan rilek sehingga bisa lebih leluasa dalam menentukan langkah dan mengambil opsi masalah. Namun tetapkan target dan fokus, rekreasi hanya sementara untuk mencari inspirasi jangan sampai malah keterusan hingga lupa akan masalah yang menimpa.
Itulah beberapa cara dan solusi mengatasi stress yang kadang datang melanda kita dalam kehidupan sehari-hari. Semoga artikel tersebut bisa bermanfaat dan bisa menjadi salah satu referensi solusi terhadap masalah yang sering terjadi.

Dr. Masaru Emoto

Seorang peneliti Jepang - Dr. Masaru Emoto - telah membuktikan bahwa air mampu mentransmisikan  emosi yang kita miliki. Cara yang ia gunakan cukup unik. Di depan air bersih yang ditaruh di wadahnya, ia menyebutkan hal-hal yang baik dan buruk. Setelah itu ia mengambil foto masing-masing bentuk kristal air dan membandingkan satu sama lain sesuai hal-hal yang ia sebutkan.





berikut ini adalah bentuk asli kristal air
Gambar di bawah ini memperlihatkan bentuk kristal air sesuai dengan kata yang diucapkan :


Ketika dibacakan doa untuk kesembuhan didepan sebotol air maka terekam kristal seperti gambar dibawah



Ketika dicoba dibacakan doa secara Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan.

Ketika diputarkan musik symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga.

Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal akan hancur

Kristal air ini merekam lagu ‘Imagine’ dari John Lennon. Seperti lagunya, kristal ini unik dan indah. Setiap elemen tumbuh dengan harmonis.

Saat diungkapkan ‘war’, kepada kristal air (sebelah kiri), maka bentuk kristal ‘peace’ (kanan) tertabrak oleh benda mirip pesawat (WTC pada 9 Sept). Gb direkam sebelum kejadian.

Selanjutnya ditunjukkan kata ”malaikat” : terbentuk rantai dengan kristal hexagonal yang indah (gambar kiri) dan ketika ditunjukan kata "setan", kristal berbentuk buruk dengan bola api di tengah (gambar kanan).

Kristal air yang direkam dari mata air yang masih jernih di Jepang
Kristal air terindah menurut Emoto
Kristal air dari mata air zam - zam

dalam sebuah penelitian yang telah dilakukannya sejak 1994. Ia mengungkapkannya saat menjadi pembicara di Malaysia. Saat itu ia membawa beberapa slide mengenai sampel air yang diambilnya dari berbagai sumber, seperti sungai, laut, telaga, mata air, dan sebagainya. Dari sana terkumpullah sebanyak seribu bentuk kristal air.

Beberapa molekul air yang ditelitinya berbentuk tak teratur, kecuali molekul air zamzam. Susunan molekul air zamzam berstruktur sangat indah, teratur, cantik bak berlian yang berkilauan, dan memancarkan lebih dari 12 warna jika dibekukan.

Saat itu Masaru Emoto bertanya pada para peserta seminar, molekul air apakah ini? Di kala suasana senyap, seorang peserta menjawab kemungkinan molekul indah itu adalah molekul air zamzam, sebab air itu merupakan air yang paling mulia di dunia.

Ternyata benar apa yang dikatakan peserta tadi. Penelitian Masaru Emoto terhadap air zamzam menunjukkan, bahwa molekulnya memang paling cantik dan indah di antara air lainnya. Kemudian Masaru Emoto menerangkan bagaimana sebuah kata bisa mempengaruhi bentuk molekul air. Dalam kesempatan itu dia juga meminta peserta menguji sendiri bentuk molekul yang diinginkannya.

Saat salah seorang diminta memberi bacaan buruk ke dalam air mineralnya, tiba-tiba molekul-molekul air membentuk struktur aneh. Sebaliknya, ketika seseorang diminta memberikan bacaan doa pada air tadi, ternyata yang terbentuk kemudian adalah molekul air seperti berlian dan berkilau. Itu membuktikan bahwa bila air diberikan bacaan buruk maka akan bersifat tidak baik. Sebaliknya, bila diberikan bacaan baik, air akan bersifat positif.

Saat diucapkan kata "terima Kasih" pada air tersebut

Saat diucapkan kata "cinta dan kasih sayang" pada air tersebut

Saat diucapkan kata "hitler" pada air tersebut
Jika dilihat sepintas tampak jelas perbedaannya. Kata-kata baik akan membentuk kristal air yang indah. Sebaliknya, kata-kata jelek membentuk kristal air yang tidak beraturan. Apa yang membuat hal ini menarik?
Karena 60-70% badan kita adalah benda cair. Jika pikiran, hati dan tindakan kita dipenuhi hal-hal kotor, maka bayangkanlah sendiri bagaimana bentuk kristal air di dalam badan kita.

kristal air juga dapat memberi tahukan tentang keadaan air yang baik atau yang buruk, seperti berikut :
Foto-foto kristal dari air yang bagus dan sehat

 
  
 
 
 
Foto-foto kristal air dari air yang rusak dan buruk, yang disebabkan karena pencemaran
  
 
 
 

Hati-hati Dengan Pikiran

Hati-hati Dengan Pikiran

Hati-hati Dengan Pikiran
-
“Psikosomatis adalah gangguan psikis yang menyebabkan timbulnya gangguan fisik,” kata dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Seringkali emosi-emosi negatif seperti stres, cemas, kecewa, atau perasaan bersalah, menjadi penyebab terjadinya gangguan psikis ini.         

Para penderita psikosomatis biasanya merasa yakin bahwa gangguan-gangguan yang dialaminya merupakan gejala penyakit tertentu. Dan, saat hasil konsultasi atau pemeriksaan dengan dokter tak sesuai dengan apa yang mereka pikirkan, kekecewaan yang mereka rasakan akan bertambah. Mereka juga cenderung akan merasa tidak puas dengan hal tersebut. Ketidakpuasan inilah yang akhirnya membuat mereka berinisiatif untuk berganti-ganti dokter, atau yang dikenal dengan sebutan doctor shopping.

“Psikosomatis biasanya ditandai dengan keluhan-keluhan di sistem organ yang dipengaruhi sistem saraf otonom”, kata dr. Andri, Sp.KJ., psikiater bidang psikosomatik dari Klinik Psikosomatik RS. Omni Alam Sutera, Tangerang. Yang paling sering dikeluhkan adalah jantung berdebar, keluhan lambung, sesak napas, atau perasaan tidak nyaman saat bernapas, nyeri otot, dan kesemutan. Bahkan, pada pria,  sering tercetus keluhan seperti keringat dingin di kaki dan tangan.

Sebenarnya, Anda tidak sakit secara fisik dan organ-organ yang Anda keluhkan itu tidak mengalami kerusakan apa pun. Namun, terjadinya ketidakseimbangan hipotalamus di otak menyebabkan ketidakseimbangan neurotransmitter monoamine (serotonin, dopamin, nonadrenalin). Padahal, neurotransmiter berperan dalam fungsi persepsi, emosional, dan tidur Anda. Akibat terjadinya ketidakseimbangan, maka derajat depresi, cemas, dan gangguan emosional lainnya pun meningkat. Itulah sebabnya Anda mulai mengeluhkan keluhan-keluhan yang sebetulnya tidak ada.

Siapa saja yang berisiko terserang psikosomatis? “Pria dan wanita berusia 20-40 tahun,” kata dr. Andri. Psikosomatis dapat bermula di awal usia 20 tahun, “Namun, jumlah pasien terbesar adalah pria berusia 30-40 tahun.”

Psikosomatik Sebabkan Sakit Tak Kunjung Sembuh

Psikosomatik Sebabkan Sakit Tak Kunjung Sembuh

Seperti kita ketahui bahwa kesehatan jiwa dan fisik tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Jiwa dan pikiran yang sehat akan mempengaruhi keadaan fisik yang sehat pula. Karena itulah, jika sakit anda tak kunjung sembuh kemungkinan ada gejala kejiwaan yang mengganggu kita.

Gejala kejiwaan itu adalah gangguan jiwa dikenal dengan nama psikosomatik.Namun ketika mengalami sakit, bagaimana bisa tahu itu dipengaruhi kesehatan psikis atau benar-benar sakit fisik saja?

Dr Andri, Sp.KJ, psikiater dari RS Omni Alam Sutera mengatakan, penyakit yang paling umum dipicu oleh gangguan jiwa adalah penyakit yang berhubungan dengan otot otonom, seperti penyakit pernapasan, pencernaan, bahkan jantung, serta nyeri-nyeri di beberapa bagian tubuh.

Namun ciri khas psikosomatik, lanjutnya, yaitu tidak spesifik pada suatu penyakit tertentu. "Misalnya satu hari merasa sakit di dada, besoknya agak ke leher, besoknya agak ke bahu, bisa jadi itu psikosomatik," katanya di sela-sela seminar kesehatan bertajuk 'The 2nd Update Seminar in Psychosomatic Medicine', Sabtu (5/10/2013) di Tangerang.

Andri mengatakan, langkah awal untuk mendeteksi suatu penyakit merupakan psikosomatik atau bukan yaitu dengan memeriksakannya ke ahli penyakit yang bersangkutan terlebih dahulu. Dia mencontohkan, jika seseorang tiba-tiba mengalami sesak napas, maka sebaiknya diperiksa dulu ke dokter pernapasan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut dia, dokter perlu mengkaji jika hasilnya menunjukkan tidak ada masalah fisik, artinya ada kemungkinan gejala yang dirasakan pasien adalah psikosomatik.

Psikosomatik merupakan gangguan kesehatan yang termasuk dalam kategori medis. Pada dasarnya, psikosomatik berangkat dari kecemasan dan depresi yang prevalensinya mencapai 20-30 persen populasi.Lebih dari 50 persen kasus psikosomatik belum ditangani dengan baik. Padahal psikosomatik dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup penderitanya.